Desa Lapokainse
Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat - 74
Administrator | 17 Agustus 2026 | 3 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
17 Agustus 2026
3 Kali Dibaca
LAPOKAINSE — Bendera Merah Putih akan berkibar dengan penuh kebanggaan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Kabupaten Muna Barat. Di balik momen sakral tersebut, terselip kisah membanggakan dari Desa Lapokainse.
Tiga putra-putri terbaik Desa Lapokainse berhasil mendapatkan kepercayaan untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Muna Barat pada HUT RI 2026.
Mereka adalah Natalia, La Ode Muh. Baim Sakara, dan Enjel Saputri. Ketiganya bukan berasal dari keluarga berada. Mereka tumbuh dari keluarga sederhana dengan kehidupan yang jauh dari kemewahan. Namun, keterbatasan ekonomi tidak pernah menjadi penghalang bagi mereka untuk bermimpi, berprestasi, dan mengambil peran penting dalam sebuah momentum bersejarah.
Justru dari kesederhanaan itulah, lahir semangat dan perjuangan yang mengantarkan mereka berdiri di barisan terhormat pengibar Sang Merah Putih.
Tiga Anak Lapokainse, Tiga Peran Penting
Natalia, putri dari Bapak Rasit dan Ibu Indriani, yang sehari-hari bekerja buruh bangunan di kota kendari, dipercaya menjalankan tugas sebagai pemegang baki. Mereka tinggal di sebuah gubuk di kebun namun tidak memnyurtukan semangat Natalia unutk berprestasi.
Foto Natalia berdiri di hadapan pembina upacara dalam prosesi serah terima Sang Merah Putih
Tugas tersebut bukanlah sekadar berdiri dalam barisan. Pemegang baki memiliki peran penting dalam prosesi pengibaran bendera. Di hadapan masyarakat dan para pejabat daerah, Natalia akan menjadi salah satu sosok yang mengemban amanah dalam prosesi sakral penghormatan terhadap Sang Merah Putih.
Sementara itu, La Ode Muh. Baim Sakara, putra dari Bapak La Ode Sala dan Ibu Marni, yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual ikan, dipercaya sebagai pengibar/pembentang bendera.
Baim Sakara akan menjadi salah satu tokoh sentral dalam prosesi pengibaran bendera. Di tangannya, Merah Putih akan dibentangkan sebagai simbol perjuangan, persatuan, dan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Nama ketiga adalah Enjel Saputri, putri dari Bapak La Hakima & Ibu Suriati, yang juga berasal dari keluarga sederhana. Enjel dipercaya menjadi bagian dari Pasukan 45, yang memiliki makna simbolis sebagai representasi kekuatan dan semangat perjuangan dalam prosesi Paskibraka.
Keterbatasan Bukan Alasan untuk Berhenti Bermimpi
Kisah ketiga anak Desa Lapokainse ini menjadi pesan penting bahwa prestasi tidak selalu lahir dari keluarga yang berkecukupan.
Natalia, Baim, dan Enjel tumbuh dalam keluarga sederhana. Orang tua mereka bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga sebagai buruh bangunan, petani dan penjual ikan. Namun, di tengah berbagai keterbatasan, ketiga anak tersebut mampu menunjukkan bahwa kesempatan untuk berprestasi terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan, disiplin, kerja keras, dan semangat untuk terus berkembang.
Mereka membuktikan bahwa kemiskinan bukanlah identitas masa depan seorang anak.
Hari ini, mereka tidak hanya membawa nama keluarga. Mereka juga membawa nama Desa Lapokainse dan menjadi bagian dari sejarah Kabupaten Muna Barat dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kebanggaan untuk Desa Lapokainse
Keberhasilan tiga anak muda ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Desa Lapokainse.
Mereka adalah gambaran bahwa dari sebuah desa, dari keluarga tukang bangunan petani dan pedagang kecil, dapat lahir generasi yang mampu berdiri sejajar dan mengambil peran penting dalam kegiatan kenegaraan.
Menjadi Paskibraka bukanlah sekadar kebanggaan sesaat. Di balik seragam dan barisan yang rapi, terdapat latihan, kedisiplinan, pengorbanan, tanggung jawab, serta perjuangan panjang yang harus mereka lalui.
Karena itu, ketika Sang Merah Putih dikibarkan pada HUT RI 2026, masyarakat Desa Lapokainse tidak hanya akan melihat sebuah upacara.
Mereka akan melihat tiga anak desa yang membawa mimpi keluarganya ke tengah panggung sejarah.
Natalia dengan baki di tangannya.
La Ode Muh. Baim Sakara dengan tugas membentangkan Sang Merah Putih.
Dan Enjel Saputri dengan gagah berdiri di barisan 45.
Tiga anak. Tiga keluarga sederhana. Satu kebanggaan besar untuk Desa Lapokainse.
Dari desa, untuk Merah Putih.
Semoga langkah mereka menjadi inspirasi bagi anak-anak Desa Lapokainse lainnya bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari sebuah cita-cita. Sebab selama ada keberanian untuk bermimpi dan kemauan untuk berjuang, anak-anak desa pun mampu berdiri di panggung kebanggaan bangsa.
Kepala Desa: “Ini Kebanggaan untuk Seluruh Masyarakat Lapokainse”
Momen pengibaran bendera tersebut turut disaksikan langsung oleh Kepala Desa Lapokainse. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Lapokainse menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Natalia, Baim Sakara, dan Enjel Saputri.
“Sebagai Kepala Desa Lapokainse, saya merasa sangat bangga dan terharu melihat anak-anak kita dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Muna Barat. Mereka telah membawa nama Desa Lapokainse dalam momentum yang sangat bersejarah bagi bangsa dan negara.”
Kepala Desa juga berharap pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Desa Lapokainse.
“Saya berharap prestasi Natalia, Baim dan Enjel dapat menjadi motivasi bagi anak-anak Desa Lapokainse lainnya. Jangan pernah merasa rendah karena berasal dari keluarga sederhana. Teruslah belajar, berlatih dan berusaha, karena kesempatan untuk berprestasi terbuka bagi siapa saja.”
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang selama ini telah memberikan dukungan kepada anak-anak mereka.
“Atas nama Pemerintah Desa Lapokainse, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada orang tua mereka yang telah mendidik, mendukung dan mendoakan anak-anaknya hingga sampai pada titik ini. Prestasi ini bukan hanya milik mereka bertiga, tetapi juga menjadi kebanggaan keluarga dan seluruh masyarakat Desa Lapokainse.”
Foto kepala Desa Lapokainse Bersama Peserta Paskibraka dan orang tua asal Desa Lapokainse
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
516
Populasi
527
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
1043
516
Laki-laki
527
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
1043
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
LA ODE MOHIRABU, S.PD
Sekretaris Desa
MUHAMAD SYAHRUL, S.PD
KAUR KEUANGAN
RAMADHAN SID, S.AP
KAUR UMUM & PERENCANAAN
ALI BACO
KASI PEMERINTAHAN
AHMAD KUSMA
KEPALA DUSUN I
RASIDI
KEPALA DUSUN II
LA ODE JAMUDDIN
KEPALA DUSUN III
SUKURIN
Desa Lapokainse
Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, 74
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
RADIO RRI Kendari SULTRA
Jam Kerja
| Hari | Mulai | Selesai |
|---|---|---|
| Senin | 08:00:00 | 15:30:00 |
| Selasa | 08:00:00 | 15:30:00 |
| Rabu | 08:00:00 | 15:30:00 |
| Kamis | 08:00:00 | 15:30:00 |
| Jumat | 08:00:00 | 13:00:00 |
| Sabtu | Libur | |
| Minggu | Libur | |
Komentar
Menu Kategori
Arsip Artikel
3.676 Kali
Pedoman Teknis Penyusunan RKP Desa Tahun 2023 Sesuai Permendes PDTT Nomor 20 Tahun 2021
2.236 Kali
Sosialisasi UU Pertanahan, Kades Lapokainse Ungkap Masalah Lahan yang Terkena Jalur Ring Road
2.096 Kali
Mahasiswa KKN Reguler Batch 1 Universitas Halu Oleo (UHO) 2025 Gelar Pemaparan Program Kerja
2.095 Kali
15 Mahasiswa UHO KKN di Desa Lapokainse Gelar Sosialisasi dan Pemaparan Program kerja
2.070 Kali
81 Kepala Desa Se-Muna Barat Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas di Jatinangor
2.044 Kali
Data Penerima Bantuan Berbasis Keluarga
1.775 Kali
Lapokainse Desa Pertama di Mubar yang Menerapkan Presensi Kehadiran Aparatur Online
2 Kali
Dari Keluarga Sederhana, Mengibarkan Merah Putih: Tiga Putra-Putri Desa Lapokainse Ukir Prestasi di HUT RI 2026 Muna Barat
520 Kali
Kades Lapokainse Kembali Hadirkan 25 Unit Program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni untuk Warga, Total 103 Unit Sejak 2020
1.250 Kali
Negara Terus Menggantung Nasib Perangkat Desa
620 Kali
Warga Desa Lapokainse Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis Yang Dilaksanakan Puskesmas Guali
1.219 Kali
Tugaskan Staf Khusus, Kades Lapokainse Pastikan Warga Tak Kesulitan Urus Data Kependudukan dan BPJS Kesehatan
1.606 Kali
Kades Lapokainse Berikan Penghargaan kepada 6 Peserta Paskibraka Asal Desa Lapokainse Pada Malam Ramah Tamah HUT RI ke 80 HIPMALA
1.208 Kali
Kades Lapokainse Resmi Buka Lomba HUT RI ke-80 Tahun 2025 yang Digelar HIPMALA
Agenda
Belum ada agenda terdata
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 722 |
| Kemarin | : | 762 |
| Total | : | 433,040 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.216.115 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |


Kirim Komentar